KUKERINGKAN GERIMIS DAN POTRETMU
Faridz Yusuf

dan kau akhirnya datang lagi dari berlapis sepi ini
mematangkan kemarin yang sudah merapat ke usia
dan aku sudah tak mau lagi berbagi masa depan denganmu

maka pulanglah kembali bersama semua dendam itu
telah kukeringkan gerimis dan potretmu sebagai penanda
bahwa silam telah kusederhanakan tanpa lagi namamu

lihat, di meja itu adalah isi hatiku
setengahnya adalah impian dan sisanya adalah harapan
dan kusebut keduanya: sungguh itu bukan kamu

08/08/2010
http://www.facebook.com/note.php?note_id=421178162279