SEMENJAK DINGIN MEMAKU DIRINYA DI DINDING
Faridz Yusuf

semenjak dingin memaku dirinya di dinding,
ada derap doa mengetuk-ngetuk jendela.
sambil mengekali bunyi,
ia kenalkan pada hening
bahwa dirinya adalah sunyi

Ciung Wanara, 17 januari ’06, 04:57